🌗 Bab 12 — Harga dari Sebuah Cahaya

Rue terdiam di bawah altar setelah kehadiran Penjaga Keseimbangan.

Lady Velyra telah mundur—bukan karena kalah, tapi karena tahu… Pertarungan selanjutnya bukan lagi soal sihir. Melainkan soal keputusan.

“Sihir ketiga tidak bisa dipaksa lahir,” ucap Penjaga. “Ia bukan kekuatan. Ia adalah konsekuensi dan pengorbanan.”

Rue menunduk. "Kalau begitu… apa yang harus kami lakukan?"

Penjaga itu mendekat. Bayangannya tak memiliki arah, seolah waktu tak berlaku padanya. “Kau dan Rael… telah membangkitkan resonansi yang tersembunyi ratusan tahun. Tapi jika kau ingin menyelamatkan Rael dari dimensi putih itu, Rue… kau harus pergi ke sana. Dan meninggalkan seluruh kekuatan Noxcraft-mu tanpa sisa sedikitpun.”

Rue terdiam.

Keheningan itu seperti petir dalam hati. “Kau akan melewati dimensi terang… tanpa kegelapanmu. Kau akan... menjadi rapuh.”

—

Sementara itu, Rael berdiri sendiri di tengah ruang putih yang mengambang. Langkahnya tidak bergema, karena tempat itu tidak mengenal suara.

Ia melihat bayangan samar Rue dalam pikirannya. Tapi semakin ia mencoba mendekat, semakin jarak itu terasa abadi. “Rue… aku bisa merasa kamu mendekat. Tapi kenapa aku merasa kamu juga menjauh?”

Tiba-tiba, suara samar terdengar: “Karena aku akan datang… tapi tak bisa jadi aku yang dulu.”

Rael menoleh. Suara itu tidak berasal dari sekeliling—melainkan dari hatinya. Dari ikatan sihir ketiga yang terjalin di antara mereka berdua.

Dan kemudian, untuk sesaat, dunia putih itu berdenyut. Seperti jantung yang mulai berdetak pelan.

—

Kembali di altar, Rue meletakkan tangannya di atas simbol tua di lantai. Tatapan matanya kini berbeda—bukan ragu, bukan takut. Tapi… siap kehilangan sesuatu. “Kalau ini satu-satunya jalan buat bertemu dengannya, aku akan masuk… tanpa apa-apa.”

Dan begitu kalimat itu selesai, cahaya terang menelan Rue seluruhnya. Bayangan di tubuhnya runtuh, corak ungu di matanya lenyap, dan kekuatan yang selama ini ia kenal… perlahan pergi.

Hanya tersisa satu hal: rasa ingin bertemu Rael, dan kepercayaan bahwa cinta mereka cukup.

—