πŸ’” Chapter 4 β€” Luka yang Tak Selesai (Sudut pandang Rue)

Aku tahu aku bukan siapa-siapa.

Nggak ada gelar, nggak ada predikat murid teladan, apalagi status "mantan pacar Rael" kayak Nayra.

Tapi yang aku punya... mungkin cuma satu: aku gak pernah berhenti percaya.

Tapi percaya ternyata bukan perisai.

Karena luka tetap datang, bahkan dari hal-hal yang kupikir akan menyembuhkan.


Setelah kejadian di tangga belakang sekolah itu, aku pikir semuanya akan jadi lebih baik.

Aku pikirβ€”Rael akhirnya memilih. Tapi ternyata... bukan sesederhana itu.

Esoknya, orang-orang mulai bisik-bisik.

Katanya aku perebut. Katanya aku main belakang.

Katanya aku cari muka.

Aku?

Yang dari awal cuma pengin dia tau kalau dia gak harus terus sendirian?


Waktu itu aku duduk di balkon kelas kosong lantai tiga.

Sendiri. Kayak biasa.

Tapi kali ini... hatiku nggak setenang biasanya.