π€ Chapter 6 β Antara Rasa Bersalah dan Rasa yang Bertumbuh (Sudut Pandang: Virelya (Rue))
Aku gak pernah nyangka, hatiku yang biasa kalem itu... bisa sesakit ini.
Melihat Rael duduk di ruang tunggu rumah sakit, wajahnya kosong tapi matanya... penuh kekacauan.
Aku tahu, Nayra bukan cuma masa lalu. Dia adalah sebagian dari luka Raelβdan juga pelabuhan hangat yang pernah dia tinggali.
Dan sekarang, Nayra terbaring lemah.
Sakit, rapuh, dan masih mencintai Rael.
Aku pengen marah.
Tapi gimana bisa?
Rael bukan milikku. Bahkan saat dia nyanyi lagu itu, dan bilang "gue gak akan kemana-mana", aku tahu... dia belum sepenuhnya milikku.
Tapi anehnya, aku gak nyerah. Aku gak bisa.
Cinta itu kadang gak masuk akal. Dan sayangnya, aku terlanjur mencintainya dengan cara yang gak bisa aku jelaskan.
Hari-hari berlalu.
Aku tetep dateng ke sekolah, tapi lebih banyak diam.
Gak lagi ngegoda Rael dengan kelakuan nyeleneh.
Gak lagi nongkrong di tangga belakang sambil nyari alasan buat deketin dia.
Dan lucunya, di saat aku nyoba ngejauh... dia malah dateng.